Tampilkan postingan dengan label Seni Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni Budaya. Tampilkan semua postingan

Legenda Candi Prambanan

| 0 comments

 Roro Jonggrang Dan Bandung Bondowoso
Masyarakat sering menyebut candi Prambanan dengan nama candi Larajonggrang, suatu sebutan yang sebenarnya keliru karena seharusnya Rara Jonggrang. Kata rara dalam bahasa Jawa untuk menyebut anak gadis. Dalam cerita rakyat, Rara Jonggrang dikenal sebagai putri Prabu Ratu Baka yang namanya diabadikan sebagai nama peninggalan kompleks bangunan di perbukitan Saragedug sebelah selatan Candi Prambanan.

Wayang kulit Dalam Siar Agama Islam

| 1 comments

Rasanya malu jika ada orang Indonesia tidak mengenal kesenian wayang kulit. Bagaimana tidak? Badan PBB dalam bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya Dunia (UNESCO) saja sudah mengakui kesenian ini sebagai warisan budaya asli Indonesia. Sebagai anak negeri seharusnya kita lebih mengenal warisan budaya ini.

Babad Alas Nangka Dhoyong

| 0 comments

Dumadine Kutha ‘Wonosari’ 
Wiwitaning carita ing wewengkon Sumingkar (saikine wilayah Sambi Pitu, Gunungkidul). Sumingkar iki miturut gotheking crita iki minangka Kutha Praja Kabupaten Gunungkidul wektu iku; rikala Sultan Hamengkubuwana I madeg ratu ing Kraton Ngayogyakarta. Sumingkar cedhak karo tembung ‘sumingkir’. Mirid saka kahanan lan sejarahe masyarakat sakiwatengen Sambi Pitu, wong-wong ing wewengkon iki minangka

Aji Pameleng

| 0 comments

Tegesipun aji = ratu, pameleng = pasamaden; mengku pikajeng : tandaning sedya ingkang luhur piyambak. Dene empaning pandamelan wau winastan manekung, pujabrata, mesu budi, mesu cipta, ngeningaken utawi angluhuraken paningal, matiraga lan sasaminipun.
Papan ingkang kangge nindakaken wau panepen, panekungan, pamujan, pamurcitan, pamursitan, pahoman, paheningan lan sanes-sanesipun. Dene wedharing kawruh winastan daiwan, dawan, tirtaamerta, tirtakamandhanu, tirtanirwala, mahosadi, kawasanan, kawaspadan, kawicaksanaan, sastracetha, utawi sastrajendrayuningr at pangruwating diyu lan sapanunggalanipun.

Ajaran Ronggo Warsito

| 0 comments

Pembukaan :
Amenangi jaman edan
ewuh aya ing pambudi
Melu edan nora tahan
yen tan melu anglakoni
boya kaduman melik
Kaliren wekasanipun
Dilalah karsa Allah
Begja-begjane kang lali
luwih begja kang eling lawan waspada”
(pupuh 7, Sent Kalatidha)

Semar Dan Punokawan

| 0 comments

MAYA adalah sebuah cahaya hitam. Cahaya hitam tersebut untuk menyamarkan segala sesuatu. Yang ada itu sesungguhnya tidak ada.
Yang sesungguhnya ada, ternyata bukan.
Yang bukan dikira iya.
Yang wanter (bersemangat) hatinya, hilang kewanterane (semangatnya), sebab takut kalau keliru.
Maya, atau Ismaya, cahaya hitam, juga disebut SEMAR artinya tersamar, atau tidak jelas.

Tari Remo Jawa Timuran

| 0 comments

Tari Remo berasal dari Jombang, Jawa Timur. Tarian ini pada awalnya merupakan tarian yang digunakan sebagai pengantar pertunjukan Ludrug. Namun, pada perkembangannya tarian ini sering ditarikan secara terpisah sebagai sambutan atas tamu kenegaraan, ditarikan dalam upacara-upacara kenegaraan, maupun dalam festival kesenian daerah. Tarian ini sebenarnya menceritakan tentang perjuangan seorang pangeran dalam

TARI GAMBYONG

| 1 comments

Ciri khas kultur budaya Jawa adalah kuatnya sistem hirarki. Dalam soal bahasa misalnya banyak dijumpai mekanisme linguistik yang dikonstruk untuk stratifikasi sosial tertentu.Begitu juga denga tari. Tidak semua tari di Jawa mencerminkan egalitarianisme. Ada tari yang khusus untuk kalangan bangsawan dan kerajaan dan ada pula tari yang khsusus untuk rakyat kecil. Hal ini karena terdesign dari mainstream budaya Jawa yang terbagi ke dalam dua struktur mayor yaitu kebudayaan besar atau kebudayaan

Ukiran Kayu Suku Asmat

| 0 comments

Karya ukir kayu khas suku Asmat adalah salah satu kekayaan budaya nasional yang sudah memiliki nama bagi para turis asing. Karakteristik ukiran suku asmat adalah polanya yang unik dan bersifat naturalis. Dari pola-pola itu terlihat kerumitan cara membuatnya sehingga membuat karya ukir mereka bernilai tinggi dan cukup banyak diminati para turis asing.

Dari segi model, ukiran suku Asmat sangat beragam, mulai dari patung manusia, perahu, panel, perisai, tifa, telur kaswari sampai ukiran tiang. Suku Asmat biasanya mengadopsi pengalaman dan lingkungan hidup sehari-hari sebagai pola ukiran mereka, seperti pohon, perahu, binatang dan orang berperahu, orang berburu dan lain-lain.

Lukisan Kaca dan Topeng Cirebon

| 1 comments

Usai mengunjungi makam Sunan Gunung Jati, saya akan membawa Anda ke galeri lukisan kaca dan topeng Cirebon. Di kedua galeri itu, kita bisa melihat proses pembuatannya dan sekaligus membelinya sebagai oleh-oleh kerajinan khas Cirebon.
Galeri lukisan kaca berada tak jauh dari Makam Sunan Gunung Jati. Waktu tempuhnya sekitar 20 menit. Keunikan lukisan kaca ini menggunakan media kaca. Cara melukisnya pun di kaca bagian belakang.

Kesenian Kentrung Yang Langka

| 0 comments

Seni tradisi, Kentrung Bate asal Desa Bate, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, nyaris punah. Pasalnya, seni yang sarat makna siar kebajikan ini kesulitan mencari generasi penerus. Kentrung Bate yang semula dipopulerkan Kiai Basiman di era zaman penjajahan Belanda tahun 1930-an, masih tersisa tiga orang yang berusia lanjut. Mereka yakni, Mbah Surati (90) sebagai Dalang Kentrung Bate, Mbah Setri (86) penabuh timlung (kentheng) dan Mbah Samijo (88) sebagai penabuh terbang besar (rebana). "Saya tidak tahu siapa yang akan meneruskan

Tari Kecak yang berasal dari Bali

| 1 comments

Tari Kecak ialah pertunjukan seni khas Bali yang diciptakan pada tahun 1930-an dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan “cak” dan mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan

Kesenian Jaran Kepang

| 0 comments

 JARAN KEPANG ASLI INDONESIA
Sepanjang Pulau Jawa mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, sampai Jawa Timur dikenal tari Jathilan sebagai tari tontonan barangan dengan memungut uang sekedarnya dari para penonton. Di Jawa Barat disebut Kuda Lumping atau Kuda Kepang. Di Jawa Tengah ada yang bernama Incling, Jathilan, Jaran Kepang, Reyog, Oglek, dan sebagainya. Di Jawa Timur juga dikenal dengan nama Jaran Kepang, Jaran Dhor, dan Jathilan.
Tariannya biasa dibawakan oleh laki-laki semua berpasangan. Kecuali seorang pawang selalu menyertai mereka dan mengikuti jalannya pertunjukkan. Dilihat dari latar belakang sejarah, tarian ini merupakan tarian

REOG PONOROGO dan WAROK

| 0 comments

REOG PONOROGO dan WAROK ASLI BUDAYA INDONESIA
Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok Warok dan Gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat Reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu bukti budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.
 
© Copyright 2010-2011 corenet plus All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by KECAP | Powered by Blogger.com.